Semarang – Program Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor sebagai bagian dari komitmen dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu ekonomi dan pembangunan masyarakat. Pada kesempatan ini, Arif Pujiyono mempertahankan disertasinya yang berjudul:
“Model Teoritis Konsumsi Intertemporal Islam dalam Perilaku Membayar Wakaf Uang.”
Disertasi ini mengembangkan sebuah model teoritis yang mengintegrasikan konsep konsumsi intertemporal dalam ekonomi Islam untuk menjelaskan perilaku masyarakat dalam membayar wakaf uang. Penelitian tersebut berupaya memperkaya khazanah ekonomi syariah dengan menghadirkan perspektif yang menghubungkan keputusan konsumsi lintas waktu dengan nilai-nilai keislaman, preferensi individu, serta motivasi berwakaf sebagai bentuk investasi sosial yang berorientasi pada kemaslahatan jangka panjang.
Melalui pendekatan konseptual dan pengembangan model teoritis, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan seseorang untuk menunaikan wakaf uang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan teori ekonomi Islam sekaligus menjadi referensi bagi lembaga pengelola wakaf, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap instrumen wakaf produktif.
Dalam penyusunan disertasi, Arif Pujiyono memperoleh bimbingan dari Prof. Dr. Fransiscus Xaverius Sugiyanto, M.S. selaku Promotor, serta Dr.agr. Deden Dinar Iskandar, S.E., M.A. sebagai Co-Promotor. Bimbingan akademik yang diberikan menjadi fondasi penting dalam penyelesaian penelitian hingga pelaksanaan ujian promosi doktor.
Sidang promosi berlangsung dalam suasana akademik yang dinamis dan konstruktif. Kandidat doktor mempresentasikan model teoritis yang dikembangkan serta menjelaskan kontribusi ilmiahnya terhadap pengembangan ekonomi syariah. Tim penguji memberikan berbagai masukan dan tanggapan yang semakin memperkuat kualitas penelitian dan relevansinya terhadap tantangan pengelolaan wakaf di Indonesia.
Keberhasilan Arif Pujiyono dalam meraih gelar doktor menjadi bukti dedikasi dalam mengembangkan ilmu ekonomi, khususnya di bidang ekonomi Islam dan keuangan sosial syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan literatur akademik serta mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf uang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pembangunan berkelanjutan.
Selamat kepada Dr. Arif Pujiyono atas keberhasilannya meraih gelar Doktor pada Program Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kontribusi yang semakin besar bagi pengembangan ilmu ekonomi syariah, dunia akademik, dan kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia.